Powered By Blogger

Dinsdag 10 Desember 2013

komunikasi politik

NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM     : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )

Pendapat dan Pandangan Saya Mengenai Perdagangan Bebas antara Indonesia dan China Serta perdagangan bebas ekonomi internasional yang memiliki hubungan dengan globalisasi saat ini.

KOMPAS.com. Sejak disepakatinya perdagangan bebas ASEAN danChina (ACFTA) dimulai tanggal 1 Januari 2010, produk jadi dari China membanjiri pasar domestik. Kawasan perdagangan baru mulai bermunculan dan kawasan perdagangan lama juga ikut ramai. Organisasi Perdagangan Dunia mengatakan, setidaknya sekitar 400 kawasan perdagangan beroperasi pada tahun 2010. Hal ini menjadikan langkah awal menuju perdagangan global liberalisasi yang luas.
Pendapat saya pribadi, saya menyetujui adanya perdagangan bebas antara Indonesia dan China ini. Karena Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang beragam dan china kurang memiliki sumber daya alam, sehingga secara tidak langsung mereka lebih membutuhkan impor sumber daya alam dari Indonesia dan selain itu cina juga pasti akan membutuhkan tenaga impor dari indonesia. Tentunya hal ini akan membantu bertambahnya devisa Negara  dengan banyaknya hasil sumber daya alam maupun industri yang di ekspor ke Negara tersebut. Namun, menurut artikel kompas mengenai  perdangan bebas antara Indonesia dan cina, mengatakan bahwa dengan adanya perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) Indonesia mengalami defisit sedangkan china mengalami surplus. Hal ini mungkin dikarenakan jumlah ekspor yang dikeluarkan oleh Indonesia tidak sebanding dengan jumlah impor dari china yang masuk ke Indonesia. China merupakan pasar industri yang terkenal di kawasan international sehingga mereka mampu memasok barang-barang maupun industri ke berbagai Negara, (termasuk Indonesia) yang tentunya lebih berpengalaman dan luwes disbanding kan Negara kita. Kebutuhan konsumen di Indonesia juga sebagian besar menggunakan barang-barang impor dari china, kerena harga nya yang murah dan kualitas yang lumayan menyebabkan kurang lakunya barang produksi buatan Indonesia sendiri. Dan di sisi lain, masyarakat china selalu mengkonsumsi produk-produk dalam negeri sehingga import dari Negara lain kurang laku di pasaran.
Namun dengan begitu, Indonesia masih bisa mengalami surplus jika kita mampu mengolah bahan-bahan mentah indusri menjadi bahan jadi sehingga mempunyai nilai yang lebih tinggi di pasaran. Juga dengan adanya perdangan bebas antara Indonesia dan china ini, industri-industri rumahan dengan kualitas tinggi mampu memasarkan dan meng-ekspor produksinya secara mudah ke china dan international, yang tentu saja dapat menambah devisa Negara.
Tidak cuma pasar bebas antara indonesia dan cina yang saya kutipkan,namun disini saya juga mengutip tentang perdagangan pasar bebas ekonomi yang juga memiliki hubungan dengan globalisasi pada saat ini.
Seperti yang kita tahu, perdagangan saat ini mengacu kepada globalisasi, globalisasi adalah perdagangan antar negara tanpa di batas-batasi dan secara bebas. Seluruh negara sudah memakai sistem ini, tanpa terkecuali Indonesia. Dengan sistem seperti ini berarti terjadi kerja sama perdagangan atau bahkan kerja sama ekonomi internasional. Contohnya kerja sama ekonomi internasional mencakup hal-hal berikut:

a. perdangangan internasional. Perdagangan internasional (expor-impor) berlaku untuk barang maupun jasa, seperti barang konsumsi dan bahan baku, maupun seperti jasa tenaga ahli dan konsultan.
b. Pertukaran sarana atau faktor-faktor produksi, terutama untuk sarana dan prasarana produksi yang mudah bergerak seperti tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, teknologi dan modal.
c. Hubungan utang piutang, yang timbal karena adanya dua kegiatan di atas. Perdagangan internasional dan pembayaran atas sarana dan prasarana produksi, umumnya tidak dilakukan secara tunai, melainkan dengan sistem kredit. Dapat disimpulkan bahwa kerja sama ekonomi internasional adalah kerja sama ekonomi yang timbal karena perdagangan internasional, pertukaran sarana.
d. Prasarana produksi dan hubungan utang-piutang yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk dari negara-negara lain.
            Hampir tidak ada negara yang tidak melakukan kerja sama ekonomi dengan negara lain. Tiap negara saling membutuhkan dengan negara lain. Tiap negara saling membutuhkan, baik untuk tujuan perdagangan, pertukaran sarana dan prasarana maupun utang-piutang.tidak hanya itu,bahkan disini muncul berbagai opini tentang perdagangan atau pasar bebas

Jadi kesimpulannya, dengan adanya perdagangan bebas antara Indonesia dan china ini, akan menguntungkan ke dua belah pihak baik dalam faktor produksi maupun konsumsi di Negara masing-masing dan juga bisa meningkatkan kerjasama yang baik antara indonesia dan cina.
Serta perdagangan bebas yang berkaitan dengan ekonomi merupakan cara mereka menghadapi zaman persaingan pada saat ini,sehingga persaingan ini mampu berlaku secara adil serta memandang globalisasi yang efektif dan efisien.
.


Dinsdag 02 Julie 2013

etika dan filsafat kepemimpinan 4

NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM     : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752

1.sebagai mahluk ciptaan tuhan yang sempurna manusia sejak dilahirkan telah memiliki pikiran.namun manusia belum memiliki asas dan moral yang berlaku pada hidupnya. ketika manusia itu menjadi tumbuh berkembang ,mulailah ia memiliki akal pikiran dan moralitas yang melekat pada dirinya. jadi ketika manusia itu dewasa ia mampu menguasai pikiranya untuk disalurkan melalui pendapat dengan orang lain. maka disinilah manusia dikatakan telah memilki etika,adat istiadat,perilaku moralitas yang telah terlahir dari filsafatny sendiri untuk menjalankan tugas dan kewajiban didalam kehidupan sehari-hari.

2. jika dihubunghkan dengan agama, manusia memang jelas telah memiliki etika dalam beragama bagi sesama umatnya,maka didalam kehidupan sehari-hari manusia bisa dikatakan mahluk yang sangat efektif,meskipun didunia ini banyak manusia yang watak dan sifatnya berbeda,begitupun dengan agama,seluruh manusia yang ada didunia ini telah banyak yang memiliki agama yang berbeda. contahnya : ada seorang laki-laki yang melamar seorang perempuan yang berbeda agama dengannya,maka seorang laki-laki itu harus bisa memutuskan apakah dia yang tinggal mengikuti istrinya.atau istrinya yang mengikuti dia.jadi disini lah kita bisa mengetahui etika yang berlaku pada setiap masin g-masing manusia.meskipun agama berbeda itu tidak menjadi hambatan,namun etika yang dibutuhkan disini.dan etika disini memang telah berlaku pada setiap pribadi seseorang dalam menjalakan hidup sebagaimana mestinya yang ditentukan.

etika dan filsafat kepemimpinan 3

NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM     : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752

Jawaban 1 :
Pemimpin yang efektif yaitu pemimpin yang berpikir berdasar misi organisasi,mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.dan juga harus ada Rasa saling percaya. Rasa Percaya pada pemimpin merupakan indikator bahwa pengikut merasa puas dengan kepemimpinan pada organisasi tersebut. Dalam konteks yang lebih umum, rasa saling percaya harus ada antara pemimpin dan yang dipimpin. Bila pengikut tidak mempercayai pemimpin, mereka tidak akan spenuhnya mengikuti kebijaksanaan yang telah diambil. Sebaliknya bila pemimpin tidak mempercayai pengikutnya pengikutnya, ia akan cenderung membuat keputusan-keputusan yang tidak rasional.
- YAITU suatu 'TINDAKAN " karena dengan ini kita dapat membedakan seseorang yang sukses dan tidak . Dan juga seseorang yang baik dan tidak baik. Karena memang sebenarnya sikap dan perilaku orang lain tidak bisa ketahui dengan mudah.
Jawaban 2 :
-Self_leadership adalah tipe kepemimpinan yang memberi pengarahan yang sesuai dengan misinya kepada orang lain. Sebenarnya kepemimpinan ini tidak jauh berbeda dengan kepemimpinan superleadership, hanya saya kepemimpinan ini lebih mendalamkan kepada kepentingan orang lain atau kelompok/organisasi.jadi sebetulnya dapat disimpulkan bahwa selfleadership lebih baik daripada superleadership.karena superleadership bisa melakukan apa saja yang ingin ia lakukan,tetapi ia tidak mementingkan oranglain melainkan hanya mementingkan dirinya sendiri.-Superleadership adalah tipe kepemimpinan yang mengarahkan orang lain untuk memimpin dirinya sendiri atau sering juga disebut sebagai pemimpin yang memberdayakan orang lain (empowerment)atau mempengaruhi orang lain.
jawaban 3 :
-Dampak yang diharapkan atas peran anda sebagai agent of chage and devalopment adalah bagaimana kita dapat membuat suatu perubahan positif dalam kehidupan kita dan orang lain serta dapat membangun kemampuan dan pembangunan yang positif dalam mendorong suatu perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional.karena itu peran kita sangat diperlukan terutama adalah kaum muda sebagai calon pemimpin kedepannya.

etika dan filsafat kepemimpinan 2

NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM     : 201210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752

1.Apakah yang dapat saya ketahui ?
Sejauh pengetahuan saya berkaitan stereotip itu merupakan pemahaman ataupun anggapan,menilai seseorang, masyarakat tentang sesuatu yang kebenaranya belum dapat di pastikan. Berhubungan saya di cetak untuk menjadi seorang leadership Jika di kaitkan dengan kepemimpinan yang disitu ada tipe otoriter,demokratis,liberal, yang cara penerapanya berbeda beda-beda tergantung dengan situasi dan kondisi.
Dan juga dapat dikaitkan dengan metafisika, Metafisika berasal Bahasa Yunani yakni meta artinya setelah atau di balik dan phisika artinya hal-hal di alam. Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia.Diamana seseorang dapat mengetahui apa yang belum pernah diketahui sebelumnya .ilmu-ilmu seperti ilmu matematika, fisika dan lain-lain. Kesimpulanya bahwa metafisika dapat memberi bantuan yang tidak bisa kita temui dan dapat memberi motivasi bagi seseoran leader yang baik.
2. Apa yang harus saya lakukan ?
Etika dan Moralitas , Etika berasal dari Yunani Kuno yakni “ethikos” artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai,pola perilaku dan adat istiadat atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moralitas pada diri seseorang.Yang dimana kita sudah mengetahui ilmu tersebut dan bagaimana kita menerapkannya dalam kebiasaan kita sehari-hari . dan bagaimana kebiasaan tersebut berjalan sesuai dengan kehendak pada diri seseorang itulah yang disebut etika dan moralitas.
3. Apa yang biasa kita harapkan ? agama,moralitas dan kesopanan. jadi agama merupakan kebutuhan bagi setiap umat manusia untuk menjalankan roda kehidupan yang berkaitan dengan kepercayaan pada agamanya masing-masing dimana agama yang menuntun manusia kearah jalan yang benar jika melalukan pelanggaran terhadap etika dan moral sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan umat manusia tersebut jika berpacu dengan iman. Setiap manusia yang hidup akan kembali kepada sang pencipta,karena DIAlah yang menciptakan kita dan kepadanyalah kita kembali.sedang kan moralitas dan kesopanan merupakan bekal yang ada pada pribadi seseorang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,jadi jika dikaitkan dengan seorang pemimpin,maka seperti itulah jiwa kepemimpinan yang baik dan dapat menjalankannya sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

ETIKA DAN FILSAFAT KEPEMIMPINAN

NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM     : 201210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP)
NO. HP: 089698065752 

kebebasan adalah suatu hak yang dimiliki setiap orang, yang dimana setiap orang itu berhak memiliki nya dan berhak untuk memperjuangkan nya dimanapun dia berada,contoh kebebasan seseorang untuk berpendapat yang dimana seseorang bebas untuk menyampaikan argumennya ketika dalam suatu organisasi,atau ketika diskusi, setiap manusia juga mempunyai hak untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya sendiri asal selama tidak merugikan orang lain. sehingga dengan prinsip kebebasan individu dapat melakukan perubahan dan pembangunan.
Kebebasan juga Merupakan unsur penting dalam norma moral. Kebebasan memberikan pilihan bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku. Hal ini sangat esensial mengingat norma moral itu adalah yang otonom. Jadi selalu ada pilihan(alternative) bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku berdasarkan nilai-nilai yang diyakininya.kebebasan disini ,bukan dalam arti bebas melakukan apa saja yang seseorang mau.tetapi kebebasan disini merupakan sikap perilaku moralitas yang sesuai dengan keadaan.
b.tanggung jawab adalah suatu kesediaan untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajiban seseorang atas apa yang telah kita lakukan atau perbuat. Tnggung jawab adalah suatu sifat yang harus melekat pada diri seseorang. apalagi jika sebagai seorang pemimpin itu harus ada, karena seroang pemimpin harus siap untuk bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan terhadap nya, dan seorang pemimpin berhak bertanggung jawab atas setiap keputusan yang telah di putuskan nya.karena seorang pemimpin yang baik adalah seorang pemimpin yang bertanggung jawabsebagai calon pemimpin yang baik maka kita harus memiliki sifat tanggung jawab,karena seorang pemimpin adalah sebagai contoh atas masyarakat yang dipimpin nya untuk membuat perubahan dalam tingkah laku kehidupan masyarakat.
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai kesediaan dasariah untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya. Kewajiban merupakan beban yang harus dilaksanakan.Setiap bentuk tanggng jawab senantiasa menuntut pertanggung jawaban apabila perbuatan itu sudah selesai dilakukan.Pertanggung jawaban ini adalah suatu tindakan member penjelasan yang dapat dibenarkan baik secara moral maupun secara hukum.Hal inilah yang disebut dengan akuntabilitas. Pengertian beban disini tentu dalam arti luas, tidak selalu berkonotasi tidak menyenangkan.Melainkan Pertimbangan moral, baru akan mempunyai arti apabila manusia tersebut mampu dan mau bertanggung jawab atas pilihan yang dibuatnya. Pertimbangan-pertimbangan moral hanya mungkin ditujukan bagi orang yang dapat dan mau bertanggung jawab.
c. hati nurani adalah suatu bisikan yang keluar dari dalam diri manusia, yaitu yang sering disebut dengan kata hati. Yang dimana suatu kata yang timbul/ keluar ketika seseorang yang sedang ingin memutuskan sesuatu atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hal yang bersifat baik atau buruk. hati nurani juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin, karena sangat penting dalam hal memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan sosial, misalkan ketika ada masyarakat nya yang lagi kesusahan atau yang sedang ditimpa musibah maka pada saat itulah hati nurani seorang pemimpin itu keluar dan memberikan tanggung jawab dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin.

Woensdag 03 April 2013

KEPEMIMPINAN KARISMATIK

Kepemimpinan kharismatik (charismatic leadership): Kharisma diartikan “keadaan atau bakat yang    dihubungkan dengan kemampuan yang luar biasa dalam hal kepemimpinan seseorang untuk 
membangkitkan pemujaan dan rasa kagum dari masyarakat terhadap dirinya” atau atribut 
kepemimpinan yang didasarkan atas kualitas kepribadian individu.
 
•Kemampuan mempengaruhi pengikut bukan berdasar-kan pada tradisi atau otoritas  formal tetapi lebih pada persepsi pengikut bahwa pemimpin diberkati dengan bakat  super natural dan kekuatan yang luar biasa. 
 •Pemimpin karismatik mempunyai pengaruh terhadap pengikut pada tingkat yang  tinggi secara luar biasa, bukan karena tradisi atau otoritas tapi karena perseps pengikut. 
 •Pemimpin dipandang tidak hanya sekedar bos, tetapi sebagai model perandan  panutan hidup.Tipe kepemimpinan karismatik dapat diartikan sebagai kemampuan menggunakan 
keistimewaan atau kelebihan sifat kepribadian dalam mempengaruhi pikiran, perasaan dan 
tingkah laku orang lain, sehingga dalam suasana batin mengagumi dan mengagungkan pemimpin 
bersedia berbuat sesuatu yang dikehendaki oleh pemimpin. Pemimpin disini dipandang istimewa 
karena sifat-sifat kepribadiannya yang mengagumkan dan berwibawa. 
Dalam kepribadian itu pemimpin diterima dan dipercayai sebagai orang yang dihormati, disegani, 
dipatuhi dan ditaati secara rela dan ikhlas.Kepemimpinan kharismatik menginginkan anggota 
organisasi sebagai pengikutnya untuk mengadopsi pandangan pemimpin tanpa atau dengan sedikit
 mungkin perbahan. Kepemimpin kharismatik mempunyai kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan, percaya diri, serta pendirian dalam keyakinan dan cita-cita mereka sendiri. Suatu kebutuhan akan kekuasaan memotivasi pmimpin tersebut untuk mencoba mempengaruhi para pengikut. Rasapercaya diri dan 
pendirian yang kuat meningktkan rasa percaya para pengikut terhadap pertimbangan dan pendapat 
pemimpin tersebut. Seorang pemimpin tanpa pola cirri yang demikian lebih kecil kemungkinannya
akan mencoba mempengaruhi orang. Dan jika berusaha mempengaruhi maka lebih kecil kemungkinan 
untuk berhasil.
Kesuksesan mempengaruhi bawahan dapat diwujudkan apabila pemimpin mempunyai akhlak dan 
sifat yang terpuji. Dengan cirri dan sifat tersebut pemimpin akan dikagumi oleh para pengikutnya.
Kepemimpin kharismatik menekankan tujuan-tujuan idiologis yang menghubungkan misi kelompok 
kepada nilai-nilai, cita-cita, serta aspirsi-aspirasi yang berakar dalam yang dirasakan bersama oleh 
para pengikut. 
Selain itu kepemimpinan kharismatik juga didasarkan pada kekuataan luar biasa yang dimiliki oleh 
seorang sebagai pribadi. Pengertian sangat teologis, karena untuk mengidentifikasi daya tarik pribadi 
yang melekat pada diri seseorang , harus dengan menggunakan asumsi bahwa kemantapan dan kualitas
kepribadian yang dimilikiadalah merupakan anugerah tuhan. Karena posisinya yang demikian itulah 
maka ia dapat dibedakan dari orang kebanyakan, juga karena keunggulan kepribadian itu, ia dianggap 
(bahkan) diyakini memiliki kekuasan supra natural, manusia serba istimewa atau sekurang-kurangnya istimewa dipandang masyarakat.

 Karakteristik kepemimpin yang karismatik dijelaskan oleh Purwanto sebagai berikut :
1) Mempunyai daya penarik yang sangat besar, karena itu umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya juga besar.
2) Pengikutnya tidak dapat menjelaskan, mengapa mereka tertarik mengikuti dan menaati pemimpin itu.
3) Seolah-olah mempunyai kekuatan gaib.
4) Karisma yang dimiliki tidak bergantung pada umur, kekayaan, kesehatan, ataupun ketampanan si pemimpin.
Pemimpin kharismatik menampilkan ciri-ciri sebagai berikut: 
 A.  memiliki visi yang amat kuat atau kesadaran tujuan yang jelas.
 B.  mengkomunikasikan visi itu secara efektif. 
 C.  mendemontrasikan konsistensi dan fokus. 
 D.  Mengetahui kekuatan-kekuatan sendiri dan memanfaatkannya.
Pendapat para ahli tentang kepemimpinan karismatik yaitu :
A. Ivancevich,dkk,2007 : 2009 menyatakan bahwa Kepemimpin karismatik adalah  pemimpin yang mewujudkan atmosfir motivasi atas dasar komitmen dan identitas  emosional pada visi, filosofi, dan gaya mereka dalam diri bawahannya.                                         
B. Conger & Kanungo (1987) dalamYukl,(2001:291) menyatakan teori kepemimpinan  karismatik berdasarkan pada asumsi bahwa karisma merupakan sebuah fenomena  yang berhubungan (atribusional).Menurut teori itu, atribusi pengikut dari kualitas  karismatik bagi seorang pemimpin, bersama-sama ditentukan oleh: 
perilaku,keterampilan pemimpinnya dan aspek situasi.Atribusiadalahmemperkirakanapayang 
menyebabkanoranglainitu berperilaku tertentu. 
C. Teori awal oleh House (1977), seorang pemimpin yang karismatik memiliki pengaruh   yang dalam dan tidak biasa pada pengikut. 
KESIMPULAN  
Kepemimpinan yang karismatik adalah dimana aktivitas yang dilakukan sesorang pemimpin itu,
untuk mempengaruhi pengikutnya agar mau bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.  
Kepemimpinan karismatik juga tidak membawa kepribadiannya yang tidak baik terhadap bawahannya,
namun seseorang pemimpin yang karismatik memiliki sifat adil dan selalu memotivasi
pengikut atau bawahannya untuk bersikap perilaku yang baik.

Vrydag 29 Maart 2013

KODE ETIK


  Makna kode etik Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kode berarti
(1) tanda (kata-kata, tulisan) yg disepakati untuk maksud tertentu (untuk menjamin kerahasiaan berita pemerintah. 
(2) kumpulan peraturan yg bersistem.
(3) kumpulan prinsip yg bersistem. Sementara etik bermakna norma dan asas yg diterima oleh kelompok tertentu sbg landasan tingkah laku. Jadi secara sederhana, 
kode etik dapat diartikan pola aturan, tata cara atau pedoman prilaku yang sistematis dalam melakukan suatu 
pekerjaan. Dalam kaitannya dengan profesi, kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standard kerja 
anggota suatu profesi yang menggambarkan nilai-nilai profesionalisme dengan muatan utama yaitu itikad baik untuk 
memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.Kode etik juga menjadi pedoman (guidelines) bagi para 
profesional dan juga masyarakat stakeholder-nya guna mengantisipasi terjadinya bias interaksi antara anggota profesi
yang merupakan monopoli profesi, yang kerapkali memanfaatkan kekuasan dan hak-hak istimewa dalam profesinya 
guna melindungi kepentingan pribadi yang bertentangan dengan masyarakat. Oteng/Sutisna (1986: 364) menyebutkan 
bahwa kode etik adalah pedoman yang memaksa perilaku etis anggota profesi.” Kita sepakat bahwa keberadaan 
kodeetik dalam setiap profesi adalah sesuatu yang urgen, terlebih profesi tersebut menyangkut kepentingan orang 
banyak. 
Semua ada kode etik, mulai dari kode etik anggota parlemen yang terhormat sampai kode etik preman” jalanan yang 
paling jahat. Pertanyaannya adalah sudahkah kode etik itu ditaati dan dijalankan?Kenyataan di lapangan, ketaatan 
melaksanakan kode etik kalah kuat dibandingkan dengan hasrat untuk melanggarnya. Padahal, untuk menjaga itu 
telah
dibentuk berbagai komisi pengawas dan badan-badan kehormatan, seperti Komisi Yudisial (KY) dan Majelis 
Kehormatan Hakim (MKH) untuk mengawasi hakim, atau Dewan Kehormatan (DK) untuk mengawasi DPR dan 
pengurus/anggota partai politik dan lain-lain. Hampir setiap hari, kita dengar para profesional itu melanggar kode etik 
dengan
mengorbankan rasa keadilan masyarakat. Salahkah kode etiknya, atau orangnyakah yang salah?