NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752
1.sebagai
mahluk ciptaan tuhan yang sempurna manusia sejak dilahirkan telah
memiliki pikiran.namun manusia belum memiliki asas dan moral yang
berlaku pada hidupnya. ketika manusia itu menjadi tumbuh berkembang
,mulailah ia memiliki akal pikiran dan moralitas yang melekat pada
dirinya. jadi ketika manusia itu dewasa ia mampu menguasai pikiranya
untuk disalurkan melalui pendapat dengan orang lain. maka disinilah
manusia dikatakan telah memilki etika,adat istiadat,perilaku moralitas
yang telah terlahir dari filsafatny sendiri untuk menjalankan tugas dan
kewajiban didalam kehidupan sehari-hari.
2. jika dihubunghkan
dengan agama, manusia memang jelas telah memiliki etika dalam beragama
bagi sesama umatnya,maka didalam kehidupan sehari-hari manusia bisa
dikatakan mahluk yang sangat efektif,meskipun didunia ini banyak
manusia yang watak dan sifatnya berbeda,begitupun dengan agama,seluruh
manusia yang ada didunia ini telah banyak yang memiliki agama yang
berbeda. contahnya : ada seorang laki-laki yang melamar seorang
perempuan yang berbeda agama dengannya,maka seorang laki-laki itu harus
bisa memutuskan apakah dia yang tinggal mengikuti istrinya.atau istrinya
yang mengikuti dia.jadi disini lah kita bisa mengetahui etika yang
berlaku pada setiap masin g-masing manusia.meskipun agama berbeda itu
tidak menjadi hambatan,namun etika yang dibutuhkan disini.dan etika
disini memang telah berlaku pada setiap pribadi seseorang dalam
menjalakan hidup sebagaimana mestinya yang ditentukan.
jika kita bersikap sopan kepada orang lain.maka kita akan lebih disegani oleh banyak orang
Dinsdag 02 Julie 2013
etika dan filsafat kepemimpinan 3
NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752
Jawaban 1 :
Pemimpin yang efektif yaitu pemimpin yang berpikir berdasar misi organisasi,mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.dan juga harus ada Rasa saling percaya. Rasa Percaya pada pemimpin merupakan indikator bahwa pengikut merasa puas dengan kepemimpinan pada organisasi tersebut. Dalam konteks yang lebih umum, rasa saling percaya harus ada antara pemimpin dan yang dipimpin. Bila pengikut tidak mempercayai pemimpin, mereka tidak akan spenuhnya mengikuti kebijaksanaan yang telah diambil. Sebaliknya bila pemimpin tidak mempercayai pengikutnya pengikutnya, ia akan cenderung membuat keputusan-keputusan yang tidak rasional.
- YAITU suatu 'TINDAKAN " karena dengan ini kita dapat membedakan seseorang yang sukses dan tidak . Dan juga seseorang yang baik dan tidak baik. Karena memang sebenarnya sikap dan perilaku orang lain tidak bisa ketahui dengan mudah.
Jawaban 2 :
-Self_leadership adalah tipe kepemimpinan yang memberi pengarahan yang sesuai dengan misinya kepada orang lain. Sebenarnya kepemimpinan ini tidak jauh berbeda dengan kepemimpinan superleadership, hanya saya kepemimpinan ini lebih mendalamkan kepada kepentingan orang lain atau kelompok/organisasi.jadi sebetulnya dapat disimpulkan bahwa selfleadership lebih baik daripada superleadership.karena superleadership bisa melakukan apa saja yang ingin ia lakukan,tetapi ia tidak mementingkan oranglain melainkan hanya mementingkan dirinya sendiri.-Superleadership adalah tipe kepemimpinan yang mengarahkan orang lain untuk memimpin dirinya sendiri atau sering juga disebut sebagai pemimpin yang memberdayakan orang lain (empowerment)atau mempengaruhi orang lain.
jawaban 3 :
-Dampak yang diharapkan atas peran anda sebagai agent of chage and devalopment adalah bagaimana kita dapat membuat suatu perubahan positif dalam kehidupan kita dan orang lain serta dapat membangun kemampuan dan pembangunan yang positif dalam mendorong suatu perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional.karena itu peran kita sangat diperlukan terutama adalah kaum muda sebagai calon pemimpin kedepannya.
NIM : 2012210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752
Jawaban 1 :
Pemimpin yang efektif yaitu pemimpin yang berpikir berdasar misi organisasi,mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata.dan juga harus ada Rasa saling percaya. Rasa Percaya pada pemimpin merupakan indikator bahwa pengikut merasa puas dengan kepemimpinan pada organisasi tersebut. Dalam konteks yang lebih umum, rasa saling percaya harus ada antara pemimpin dan yang dipimpin. Bila pengikut tidak mempercayai pemimpin, mereka tidak akan spenuhnya mengikuti kebijaksanaan yang telah diambil. Sebaliknya bila pemimpin tidak mempercayai pengikutnya pengikutnya, ia akan cenderung membuat keputusan-keputusan yang tidak rasional.
- YAITU suatu 'TINDAKAN " karena dengan ini kita dapat membedakan seseorang yang sukses dan tidak . Dan juga seseorang yang baik dan tidak baik. Karena memang sebenarnya sikap dan perilaku orang lain tidak bisa ketahui dengan mudah.
Jawaban 2 :
-Self_leadership adalah tipe kepemimpinan yang memberi pengarahan yang sesuai dengan misinya kepada orang lain. Sebenarnya kepemimpinan ini tidak jauh berbeda dengan kepemimpinan superleadership, hanya saya kepemimpinan ini lebih mendalamkan kepada kepentingan orang lain atau kelompok/organisasi.jadi sebetulnya dapat disimpulkan bahwa selfleadership lebih baik daripada superleadership.karena superleadership bisa melakukan apa saja yang ingin ia lakukan,tetapi ia tidak mementingkan oranglain melainkan hanya mementingkan dirinya sendiri.-Superleadership adalah tipe kepemimpinan yang mengarahkan orang lain untuk memimpin dirinya sendiri atau sering juga disebut sebagai pemimpin yang memberdayakan orang lain (empowerment)atau mempengaruhi orang lain.
jawaban 3 :
-Dampak yang diharapkan atas peran anda sebagai agent of chage and devalopment adalah bagaimana kita dapat membuat suatu perubahan positif dalam kehidupan kita dan orang lain serta dapat membangun kemampuan dan pembangunan yang positif dalam mendorong suatu perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional.karena itu peran kita sangat diperlukan terutama adalah kaum muda sebagai calon pemimpin kedepannya.
etika dan filsafat kepemimpinan 2
NAMA : TEODORUS EGIE SAPULTURA
NIM : 201210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752
1.Apakah yang dapat saya ketahui ?
Sejauh pengetahuan saya berkaitan stereotip itu merupakan pemahaman ataupun anggapan,menilai seseorang, masyarakat tentang sesuatu yang kebenaranya belum dapat di pastikan. Berhubungan saya di cetak untuk menjadi seorang leadership Jika di kaitkan dengan kepemimpinan yang disitu ada tipe otoriter,demokratis,liberal, yang cara penerapanya berbeda beda-beda tergantung dengan situasi dan kondisi.
Dan juga dapat dikaitkan dengan metafisika, Metafisika berasal Bahasa Yunani yakni meta artinya setelah atau di balik dan phisika artinya hal-hal di alam. Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia.Diamana seseorang dapat mengetahui apa yang belum pernah diketahui sebelumnya .ilmu-ilmu seperti ilmu matematika, fisika dan lain-lain. Kesimpulanya bahwa metafisika dapat memberi bantuan yang tidak bisa kita temui dan dapat memberi motivasi bagi seseoran leader yang baik.
2. Apa yang harus saya lakukan ?
Etika dan Moralitas , Etika berasal dari Yunani Kuno yakni “ethikos” artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai,pola perilaku dan adat istiadat atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moralitas pada diri seseorang.Yang dimana kita sudah mengetahui ilmu tersebut dan bagaimana kita menerapkannya dalam kebiasaan kita sehari-hari . dan bagaimana kebiasaan tersebut berjalan sesuai dengan kehendak pada diri seseorang itulah yang disebut etika dan moralitas.
3. Apa yang biasa kita harapkan ? agama,moralitas dan kesopanan. jadi agama merupakan kebutuhan bagi setiap umat manusia untuk menjalankan roda kehidupan yang berkaitan dengan kepercayaan pada agamanya masing-masing dimana agama yang menuntun manusia kearah jalan yang benar jika melalukan pelanggaran terhadap etika dan moral sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan umat manusia tersebut jika berpacu dengan iman. Setiap manusia yang hidup akan kembali kepada sang pencipta,karena DIAlah yang menciptakan kita dan kepadanyalah kita kembali.sedang kan moralitas dan kesopanan merupakan bekal yang ada pada pribadi seseorang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,jadi jika dikaitkan dengan seorang pemimpin,maka seperti itulah jiwa kepemimpinan yang baik dan dapat menjalankannya sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
NIM : 201210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP )
NO.HP : 089698065752
1.Apakah yang dapat saya ketahui ?
Sejauh pengetahuan saya berkaitan stereotip itu merupakan pemahaman ataupun anggapan,menilai seseorang, masyarakat tentang sesuatu yang kebenaranya belum dapat di pastikan. Berhubungan saya di cetak untuk menjadi seorang leadership Jika di kaitkan dengan kepemimpinan yang disitu ada tipe otoriter,demokratis,liberal, yang cara penerapanya berbeda beda-beda tergantung dengan situasi dan kondisi.
Dan juga dapat dikaitkan dengan metafisika, Metafisika berasal Bahasa Yunani yakni meta artinya setelah atau di balik dan phisika artinya hal-hal di alam. Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia.Diamana seseorang dapat mengetahui apa yang belum pernah diketahui sebelumnya .ilmu-ilmu seperti ilmu matematika, fisika dan lain-lain. Kesimpulanya bahwa metafisika dapat memberi bantuan yang tidak bisa kita temui dan dapat memberi motivasi bagi seseoran leader yang baik.
2. Apa yang harus saya lakukan ?
Etika dan Moralitas , Etika berasal dari Yunani Kuno yakni “ethikos” artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai,pola perilaku dan adat istiadat atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moralitas pada diri seseorang.Yang dimana kita sudah mengetahui ilmu tersebut dan bagaimana kita menerapkannya dalam kebiasaan kita sehari-hari . dan bagaimana kebiasaan tersebut berjalan sesuai dengan kehendak pada diri seseorang itulah yang disebut etika dan moralitas.
3. Apa yang biasa kita harapkan ? agama,moralitas dan kesopanan. jadi agama merupakan kebutuhan bagi setiap umat manusia untuk menjalankan roda kehidupan yang berkaitan dengan kepercayaan pada agamanya masing-masing dimana agama yang menuntun manusia kearah jalan yang benar jika melalukan pelanggaran terhadap etika dan moral sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan umat manusia tersebut jika berpacu dengan iman. Setiap manusia yang hidup akan kembali kepada sang pencipta,karena DIAlah yang menciptakan kita dan kepadanyalah kita kembali.sedang kan moralitas dan kesopanan merupakan bekal yang ada pada pribadi seseorang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,jadi jika dikaitkan dengan seorang pemimpin,maka seperti itulah jiwa kepemimpinan yang baik dan dapat menjalankannya sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Teken in op:
Plasings (Atom)

NIM : 201210081
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA ( FISIP)
NO. HP: 089698065752
kebebasan adalah suatu hak yang dimiliki setiap orang, yang dimana setiap orang itu berhak memiliki nya dan berhak untuk memperjuangkan nya dimanapun dia berada,contoh kebebasan seseorang untuk berpendapat yang dimana seseorang bebas untuk menyampaikan argumennya ketika dalam suatu organisasi,atau ketika diskusi, setiap manusia juga mempunyai hak untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya sendiri asal selama tidak merugikan orang lain. sehingga dengan prinsip kebebasan individu dapat melakukan perubahan dan pembangunan.
Kebebasan juga Merupakan unsur penting dalam norma moral. Kebebasan memberikan pilihan bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku. Hal ini sangat esensial mengingat norma moral itu adalah yang otonom. Jadi selalu ada pilihan(alternative) bagi manusia untuk bersikap dan berperilaku berdasarkan nilai-nilai yang diyakininya.kebebasan disini ,bukan dalam arti bebas melakukan apa saja yang seseorang mau.tetapi kebebasan disini merupakan sikap perilaku moralitas yang sesuai dengan keadaan.
b.tanggung jawab adalah suatu kesediaan untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajiban seseorang atas apa yang telah kita lakukan atau perbuat. Tnggung jawab adalah suatu sifat yang harus melekat pada diri seseorang. apalagi jika sebagai seorang pemimpin itu harus ada, karena seroang pemimpin harus siap untuk bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan terhadap nya, dan seorang pemimpin berhak bertanggung jawab atas setiap keputusan yang telah di putuskan nya.karena seorang pemimpin yang baik adalah seorang pemimpin yang bertanggung jawabsebagai calon pemimpin yang baik maka kita harus memiliki sifat tanggung jawab,karena seorang pemimpin adalah sebagai contoh atas masyarakat yang dipimpin nya untuk membuat perubahan dalam tingkah laku kehidupan masyarakat.
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai kesediaan dasariah untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya. Kewajiban merupakan beban yang harus dilaksanakan.Setiap bentuk tanggng jawab senantiasa menuntut pertanggung jawaban apabila perbuatan itu sudah selesai dilakukan.Pertanggung jawaban ini adalah suatu tindakan member penjelasan yang dapat dibenarkan baik secara moral maupun secara hukum.Hal inilah yang disebut dengan akuntabilitas. Pengertian beban disini tentu dalam arti luas, tidak selalu berkonotasi tidak menyenangkan.Melainkan Pertimbangan moral, baru akan mempunyai arti apabila manusia tersebut mampu dan mau bertanggung jawab atas pilihan yang dibuatnya. Pertimbangan-pertimbangan moral hanya mungkin ditujukan bagi orang yang dapat dan mau bertanggung jawab.
c. hati nurani adalah suatu bisikan yang keluar dari dalam diri manusia, yaitu yang sering disebut dengan kata hati. Yang dimana suatu kata yang timbul/ keluar ketika seseorang yang sedang ingin memutuskan sesuatu atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hal yang bersifat baik atau buruk. hati nurani juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin, karena sangat penting dalam hal memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan sosial, misalkan ketika ada masyarakat nya yang lagi kesusahan atau yang sedang ditimpa musibah maka pada saat itulah hati nurani seorang pemimpin itu keluar dan memberikan tanggung jawab dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin.