Powered By Blogger

Woensdag 03 April 2013

KEPEMIMPINAN KARISMATIK

Kepemimpinan kharismatik (charismatic leadership): Kharisma diartikan “keadaan atau bakat yang    dihubungkan dengan kemampuan yang luar biasa dalam hal kepemimpinan seseorang untuk 
membangkitkan pemujaan dan rasa kagum dari masyarakat terhadap dirinya” atau atribut 
kepemimpinan yang didasarkan atas kualitas kepribadian individu.
 
•Kemampuan mempengaruhi pengikut bukan berdasar-kan pada tradisi atau otoritas  formal tetapi lebih pada persepsi pengikut bahwa pemimpin diberkati dengan bakat  super natural dan kekuatan yang luar biasa. 
 •Pemimpin karismatik mempunyai pengaruh terhadap pengikut pada tingkat yang  tinggi secara luar biasa, bukan karena tradisi atau otoritas tapi karena perseps pengikut. 
 •Pemimpin dipandang tidak hanya sekedar bos, tetapi sebagai model perandan  panutan hidup.Tipe kepemimpinan karismatik dapat diartikan sebagai kemampuan menggunakan 
keistimewaan atau kelebihan sifat kepribadian dalam mempengaruhi pikiran, perasaan dan 
tingkah laku orang lain, sehingga dalam suasana batin mengagumi dan mengagungkan pemimpin 
bersedia berbuat sesuatu yang dikehendaki oleh pemimpin. Pemimpin disini dipandang istimewa 
karena sifat-sifat kepribadiannya yang mengagumkan dan berwibawa. 
Dalam kepribadian itu pemimpin diterima dan dipercayai sebagai orang yang dihormati, disegani, 
dipatuhi dan ditaati secara rela dan ikhlas.Kepemimpinan kharismatik menginginkan anggota 
organisasi sebagai pengikutnya untuk mengadopsi pandangan pemimpin tanpa atau dengan sedikit
 mungkin perbahan. Kepemimpin kharismatik mempunyai kebutuhan yang tinggi akan kekuasaan, percaya diri, serta pendirian dalam keyakinan dan cita-cita mereka sendiri. Suatu kebutuhan akan kekuasaan memotivasi pmimpin tersebut untuk mencoba mempengaruhi para pengikut. Rasapercaya diri dan 
pendirian yang kuat meningktkan rasa percaya para pengikut terhadap pertimbangan dan pendapat 
pemimpin tersebut. Seorang pemimpin tanpa pola cirri yang demikian lebih kecil kemungkinannya
akan mencoba mempengaruhi orang. Dan jika berusaha mempengaruhi maka lebih kecil kemungkinan 
untuk berhasil.
Kesuksesan mempengaruhi bawahan dapat diwujudkan apabila pemimpin mempunyai akhlak dan 
sifat yang terpuji. Dengan cirri dan sifat tersebut pemimpin akan dikagumi oleh para pengikutnya.
Kepemimpin kharismatik menekankan tujuan-tujuan idiologis yang menghubungkan misi kelompok 
kepada nilai-nilai, cita-cita, serta aspirsi-aspirasi yang berakar dalam yang dirasakan bersama oleh 
para pengikut. 
Selain itu kepemimpinan kharismatik juga didasarkan pada kekuataan luar biasa yang dimiliki oleh 
seorang sebagai pribadi. Pengertian sangat teologis, karena untuk mengidentifikasi daya tarik pribadi 
yang melekat pada diri seseorang , harus dengan menggunakan asumsi bahwa kemantapan dan kualitas
kepribadian yang dimilikiadalah merupakan anugerah tuhan. Karena posisinya yang demikian itulah 
maka ia dapat dibedakan dari orang kebanyakan, juga karena keunggulan kepribadian itu, ia dianggap 
(bahkan) diyakini memiliki kekuasan supra natural, manusia serba istimewa atau sekurang-kurangnya istimewa dipandang masyarakat.

 Karakteristik kepemimpin yang karismatik dijelaskan oleh Purwanto sebagai berikut :
1) Mempunyai daya penarik yang sangat besar, karena itu umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya juga besar.
2) Pengikutnya tidak dapat menjelaskan, mengapa mereka tertarik mengikuti dan menaati pemimpin itu.
3) Seolah-olah mempunyai kekuatan gaib.
4) Karisma yang dimiliki tidak bergantung pada umur, kekayaan, kesehatan, ataupun ketampanan si pemimpin.
Pemimpin kharismatik menampilkan ciri-ciri sebagai berikut: 
 A.  memiliki visi yang amat kuat atau kesadaran tujuan yang jelas.
 B.  mengkomunikasikan visi itu secara efektif. 
 C.  mendemontrasikan konsistensi dan fokus. 
 D.  Mengetahui kekuatan-kekuatan sendiri dan memanfaatkannya.
Pendapat para ahli tentang kepemimpinan karismatik yaitu :
A. Ivancevich,dkk,2007 : 2009 menyatakan bahwa Kepemimpin karismatik adalah  pemimpin yang mewujudkan atmosfir motivasi atas dasar komitmen dan identitas  emosional pada visi, filosofi, dan gaya mereka dalam diri bawahannya.                                         
B. Conger & Kanungo (1987) dalamYukl,(2001:291) menyatakan teori kepemimpinan  karismatik berdasarkan pada asumsi bahwa karisma merupakan sebuah fenomena  yang berhubungan (atribusional).Menurut teori itu, atribusi pengikut dari kualitas  karismatik bagi seorang pemimpin, bersama-sama ditentukan oleh: 
perilaku,keterampilan pemimpinnya dan aspek situasi.Atribusiadalahmemperkirakanapayang 
menyebabkanoranglainitu berperilaku tertentu. 
C. Teori awal oleh House (1977), seorang pemimpin yang karismatik memiliki pengaruh   yang dalam dan tidak biasa pada pengikut. 
KESIMPULAN  
Kepemimpinan yang karismatik adalah dimana aktivitas yang dilakukan sesorang pemimpin itu,
untuk mempengaruhi pengikutnya agar mau bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.  
Kepemimpinan karismatik juga tidak membawa kepribadiannya yang tidak baik terhadap bawahannya,
namun seseorang pemimpin yang karismatik memiliki sifat adil dan selalu memotivasi
pengikut atau bawahannya untuk bersikap perilaku yang baik.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking